Sambutan Ketua Departemen

Sebuah penghargaan bagi saya sebagai Ketua Departemen Arsitektur periode kepengurusan 1 Juli 2025 hingga 30 September 2027 dengan visi pengembangan arsitektur yang berpusat pada manusia, pengalaman ruang, dan tanggung jawab terhadap masa depan lingkungan.

Selama periode ini, Departemen Arsitektur menempatkan sensori (neuro-arsitektur) serta kecerdasan buatan  sebagai landasan penting dalam proses pendidikan, penelitian, dan praktik profesional. Pendekatan ini mendorong pemahaman mendalam tentang bagaimana cahaya, material, warna, akustik, tekstur, dan konfigurasi ruang memengaruhi respons kognitif dan emosional manusia. Arsitektur dipahami sebagai sistem yang mampu meningkatkan kualitas hidup, kesehatan mental, dan kenyamanan melalui desain yang sadar indera dan pikiran.

Sejalan dengan perkembangan zaman, teknologi digital dan kecerdasan buatan diintegrasikan sebagai perangkat eksplorasi dan analisis dalam proses perancangan. Departemen Arsitektur memanfaatkan teknologi ini untuk membaca pola perilaku pengguna, mensimulasikan pengalaman ruang, dan mendukung pengambilan keputusan desain yang lebih adaptif, presisi, dan berbasis data.

Seluruh proses tersebut berlandaskan nurani, etika, dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Departemen Arsitektur berupaya membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis dan profesional, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, empati terhadap manusia, serta kesadaran ekologis yang kuat.

Melalui pendekatan sensori, neuro-arsitektural, dan teknologi digital, Departemen Arsitektur berkomitmen menjadi ruang tumbuh bagi arsitek masa depan yang inovatif, humanis, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan binaan dan kehidupan.

History of the Departemen of Architecture

Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) didirikan pada tahun 1967, dua tahun setelah Universitas Atma Jaya Yogyakarta didirikan pada tanggal 27 September 1965 oleh “Lima Serangkai” dari Ikatan Sarjana Katolik (ISKAT) Cabang Yogyakarta: Prof. R.A. Soehardi, S.H., Drs. A.J. Liem Sioe Siet, A. Sutijoso, S.H., Prof. Drs. Oey Liang Lee, dan Dr. Leo Soekoto, S.J.

Pada tahap awal Fakultas Teknik UAJY memiliki dua Program Studi : Teknik Kimia dan Teknik Sipil. Karena tidak berkembang, pada tahun 1975 Program Studi Teknik Kimia ditutup. Empat belas tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1981, Program Studi Teknik Arsitektur didirikan, untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi arsitektur berkualitas di Indonesia. Pada awal pendiriannya, program studi ini langsung menerima sekitar 75 mahasiswa baru.